Tampilkan postingan dengan label Ide gila. Tampilkan semua postingan

StartUP Social Investment for Deforestation

Senin, 24 Agustus 2015
Posted by Unknown
Survei kecil-kecilan alias 'pitching'

Bayangkan ada sebuah startup yang bergerak di social Investment, ceritanya begini, pemerintahkan punya program pengelolahan hutan berbasis masyarakat jadi ada lahan hutan yang disediahin pemerintah dari hasil pembabakan hutan industri yg tdk bertanggung jawab itu agar dapat di rebonisasi. nah, startup ini ceritanya mau membantu melakukan deforestation dengan cara mengajak peran masyarakat untuk berinvestasi secara sustainable. sebagai contoh konon diluar negeri, 'srett' bukan konon ini fakta, di swedia itu ada sebuah perusahaan yang idenya kayak gini tapi mereka saat ini sudah sukses dan skalanya sudah besar (ex : www.sodra.com), nah mereka punya sebuah sistem yang saya pikir sangat valid untuk diterapkan di indonesia, kenapa saya berkata begitu, karena ada yang bilang di indonesia mempuyai tanah yang subur karena indonesia mempuyai iklim yg tropis. kalau di swedia sana orang menanam misal pohon sengon   usia 7 tahun tingginya sudah 10meter dan diameter sekitar 20mm, di indonesia bisa malah pohon yang segitu bisa dicapai dalam waktu skitar 4 tahun saja. Dimana kalau pohon ini di jual diluar negeri bisa mencapai sekitar 2 jutaan (mentahnya saja lho), sedangkan menurut hasil survei harga yang didapat pembabat hutan hanya berkisar 600rb saja bagi pekerja kasarnya untuk ukuran itu. Bayangkan, kalau peluang ini dikelolah secara professional berbasis partisipasi kita (masyarakat), saya yakin masih banyak orang yang ingin berkontribusi bagi kebaikan, tapi hanya saja dilemanya kita perlu meningkatkan kesejahteraan kita juga. 

Value dari program ini anda berkontribusi buat bumi dan anda mendapatkan juga keuntungan dari segi ekonomis, selain itu memberdayakan orang-orang didesa untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Jadi, singkatnya saja, model bisnisnya Anda membeli bibit yang kami sediakan dengan menggunakan aplikasi yang kami buat (misal harga bibit satu pohon sekitar 60rb tapi ketika berumur 5 tahun anda bisa menjualnya sekitar 1 jutaan, banyangkan kalau anda beinvestasi banyak... wooww). Aplikasi ini tentunya dapat memonitor bibit pohon anda investkan serta mempuyai fitur LBS (location based service) sebagai tanda informasi kepemilikan pohon. Nanti kalau bibit pohon ini sudah tumbuh besar dalah waktu tertentu anda bisa menjualnya kepihak industri yang terpercaya dengan kesepakatan yang telah disetujui pada aplikasi kami. serta kami juga tentunya dapat memanfaatkan warga desa (petani) dalam hal perawatan dan jaminan investasi .

Kesimpulannya sistem TI yang ditawarkan menjamin fleksibilitas, akuntabilitas dan transparansi dalam berinvestasi kepada lingkungan, sehingga dapat membantu pemerintah dalam program deforestasi hutan indonesia berbasis partisipasi masyarakat. Gimana, tertarikah berkontribusi atau jadi patnership atau apalahh ?...
pokoknya kayak diswedia ini lho... hasil olahan kayunya itu bisa jadi produk furniture bisa jadi olahan energi biofuel atau gasifier yang berkelanjutan.
       Di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, suatu sistem dengan perencanaan yang sangat kompleks sangat dibutuhkan guna mempermudah di dalam membantu kehidupan manusia. Apalagi jika sistem tersebut bergerak dengan suatu kontrol yang terpadu, maka hal ini akan membawa dampak kepada manusia untuk bisa memikirkan dan membuat suatu bentuk kontrol yang sekiranya akan dapat membantu dengan efisien (Wikipedia, 2007).
            Salah satunya adalah sistem pengontrolan pada media tanam pot. Pot merupakan suatu media tanam yang berfungsi untuk membudidayakan tanaman. Jenis tanaman yang dibudidayakan tergantung dari kebutuhan akan pengembangannya itu sendiri. Jika ditinjau dengan lebih seksama, maka pengembangan tanaman atau budidaya di media tanam pot tidaklah semudah yang kita bayangkan. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi di dalam mengembangkan budidaya tanaman tersebut, misalnya faktor suhu, kelembaban, kebutuhan akan penyinaran atau intensitas cahaya yang digunakan, dan lain-lain.
            Salah satu faktor yang mempengaruhi pada perkembangan tanaman yaitu penyiraman. Penyiraman merupakan suatu hal yang tidak dapat dilepaskan di dalam menjaga serta merawat agar tanaman dapat tumbuh dengan subur. Kebutuhan air yang cukup merupakan salah satu hal yang sangat penting. Jika hal ini telah salah digunakan akan berdampak fatal bagi perkembangan tanaman itu sendiri (Agung Yuswanto, 2009)


           Berdasarkan hal tersebut maka perlu merancang prototype “SmartPot sebagai Inovasi Media Tanam Pot dengan Penyiraman Otomatis”. Prototype ini merupakan media tanam pot yang dirancang dengan teknik penyiraman dengan suatu rangkaian sistem kontrol yang terpadu dan bekerja secara otomatis dalam satu media tanam pot.

langkah-langkah dalam pembuatan.

Pertama konsepkan dulu masalah yang ingin dihadapi, seperti saya malas menyiram tanaman secara rutin terus saya ingin mengetahui kondisi lingkungan tanaman saya dll.

klo sudah Next kita desain alatnya sesuai dengan pemasalahan yang dihadapi... Gini nih desain alat saya *jeng.. jengg.... 



Dengar – dengar pak jokowi punya ide untuk buat jalan tol di dasar laut Bagus Tuh, saya juga punya ide malah berpikir mending biking lintasan di pesisir pantai sebagai alternatif penggunaan jalan didarat. Jadi gini ceritanya coba deh bayangin klo kendaran bermotor yang ada dijalan raya dialihkan ke transportasi laut, itu layaknya ada di pesisir laut ada jalur seperti jalan raya pantai dengan lintasan terkhusus, yang aman dan tidak menganggu ekosistem laut, mungkin bisa gunain speedboat atau yang punya ide buatin kendaraan air yang ramah lingkungan. nanti disekitar pantai akan dibuat semacam Pom bensin tapi harapanku bukan SDA yang non terbaharukan tapi energi terbaharukan mungkin bisa memanfaatkan air laut sebagai bahan bakar kan banyak tuh inovasi seperti gelombang laut jadi pembangkit listrik (snake sea), solar cell, wind mild, dll.
 
klo ingat sebuah kota yang ada dikalimatan yang ada pasar di sungai-sungainya walaupun saya belum pernah kesana jadi kebayang dilaut itu ada semacam kawasan seperti itu, mungkin kalau dipikir lautan itu gak selalu kondusif bisa saja terjadi badai yang mengacam keamanan atau karena aktifitas manusia dapat merusak lingkungan.. Makanya itu guys, saya berpikir ada suatu bordeless barrier yang memisahkan kawansan aktifitas manusia dan lingkungan jadi gak semenah-menah aja buat lintasan musti ada prosedurnya. terus bagaimana dengan keamanan transportasinya kaka... Klo menurutku yah jika infrastruktur sudah dibangun masalah keamanan alat transportasi itu bisa nanti, saya pikinya coba deh bayangin dulunya kedaraan kita tuh didarat pakai dokar,, sering majunya jaman motor trus ada mobil yang menjanjikan keamanan privat. Nah, kan bisa tuh klo anda berpikir nanti klo gunain speedboad atau perahu biasa bisa keciprat airlah atau kegulinglah entar perahunya dll. Tapi bayangin klo misal kendaraan dilaut kita tuh layaknya seperti mobil / bus kan amannnn dan nyaman Pertegas lagi tolong deh jangan bahan bakar yang berminyak sepeti bbm. Ngerusakkk...

Kesimpulan dari ide saya ini, Ingat laut itu menempati 70% wilayah dibumi menurut statistik sih soalnya saya belum pernah ngukur heehehe, sedangkan darat cuman 30%, dan Indonesia merupakan negara maritiim yang terdiri dari pulau hampir ribuan kalau gak salah. tentunya sumber daya yang dimiliki oleh negara kita bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebaikan masyarakat tanpa mengabaikan lingkungan. Penggunaan transportasi laut saat ini masih minim dimanfaatkan, padahal sejatinya laut mempuyai banyak potensi seperti contoh ide saya paparkan ini kalau bisa diterapin, Sekarang klo kita mau bayangin populasi manusia trus meledak sering waktu dan hampir setiap satu orang memiliki satu bahkan lebih kendaraan yang secara otomatis kendaraan yang berkeliaran didarat akan sangat padat dan mau gak mau ekspansi terhadap lingkungan darat akan terkikis, akibatnya sebagian kawasan pembangkit oksigen (hutan) juga akan terkikis oleh aktivitas masyarakat dan jumlah lahan di suatu daerah akan semakin mahal. Tapi kenapa kita tidak mengalihkan sebagian masalah itu ke kawasan laut saja yang tentunya bisa dikontrol kelestariannya, soalnya kalau kelestariannya gak bisa di jaga cuman pengen enaknya aja. Mending gak usah deh, entar saya lagi yang dibilang pencetusnya. Ok, sekian dari inspirasi numpang lewat dikepala saya nih guys makasih dah nyimakk...

*note :
1. seandainya saya bisa cad saya akan mengilustrasikan tapi percayalah ideku ini positif dan futuristik. Kerenlah pokoknya kalau dari segi desain. Klo gak percaya bokar nih isi kepalaku... (jangan donk kaka, cuman becanda maksudnya entar klo mau follow up nanya aja, ane cuman bisa story telling).
2. maaf sekiranya ada istilah atau EYD yang keliru maklum inspirasi spontan aja melihat kemacetan yang terjadi dimana belum lagi polusi yang ditimbulkan.


Welcome to My Blog

Total Visitorz

Arsip Blog

Let's Go Blog

Let's Go Blog
Write Something in your life !

Followers

Tweetz

NetRangger. Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © 2013 NetiXen Robotic Notes. Powered by Blogger - Designed by UchaNet-